Periksa Kondisi Aki Mobil

Lakukan pemeriksaan aki secara berkala, setidaknya setiap 6 bulan sekali. Cek kondisi fisik aki, termasuk terminal, kabel, dan tutup aki. Pastikan tidak ada korosi pada terminal dan sambungan kabel. Jika ada korosi, bersihkan dengan hati-hati menggunakan sikat kawat atau cairan pembersih khusus aki.

Pada aki basah, pastikan tutup aki terpasang rapat dan tidak ada kebocoran. Aki basah yang bocor atau memiliki celah dapat mengurangi kapasitas dan daya simpan aki. Pastikan juga tidak ada cairan aki yang tumpah atau mengalir keluar dari dalam aki.

Matikan Semua Aksesori Elektronik Saat Mobil Terparkir

Salah satu penyebab utama kerusakan aki adalah penggunaan perangkat elektronik berlebihan ketika mesin tidak menyala. Pastikan untuk mematikan semua aksesori elektronik seperti lampu, radio, atau AC sebelum meninggalkan mobil.

Periksa Cairan Aki (Aki Basah)

Untuk aki basah, periksa secara rutin level cairan elektrolit di dalam aki. Jika cairan aki mulai berkurang, tambahkan air suling sesuai kebutuhan, karena cairan aki yang rendah bisa mengurangi kemampuan aki untuk menyimpan dan mengalirkan daya. Jangan pernah menambahkan air biasa atau air keran karena bisa merusak komponen di dalam aki.